Kebanyakan orangtua mungkin belum sepenuhnya mengerti bagaimana membangkitkan kesadaran pada anak termasuk kesadaran untuk menjaga kebersihan. Namun ternyata cara untuk membangkitkan kesadaran ini relatif sederhana meskipun harus dilakukan secara terus menerus.

Orangtua bisa memanfaatkan kebiasaan mencontoh alamiah anak untuk menggugah kesadarannya. Cukup lakukan apa saja yang Anda inginkan untuk dicontoh oleh si Anak. Jika kebersihan adalah yang ingin ditanamkan, maka, sebagai orangtua Anda harus lebih dulu melakukan hal tersebut, agar Anak mencontohnya.

Lakukanlah pekerjaan rumah secara rutin dan sesekali ajak anak untuk sedikit berinteraksi. Misalnya, minta Anak untuk membuang sampah sisa masakan saat Anda sedang memasak. Libatkan ia dalam banyak kegiatan. Yang penting, saat Anda meminta Anak untuk melakukan sesuatu, Anda tidak benar-benar dalam keadaan santai.

Selain itu, Anda bisa melakukan beberapa hal di bawah ini untuk menggali kesadaran Anak terhadap kebersihan:

1. Merapikan tempat tidur setelah bangun

Umumnya anak-anak langsung bangun dari tempat tidur tanpa mau merapikannya terlebih dahulu, hal ini bukan karena anak-anak malas tetapi karena mereka belum terbiasa melakukannya. Oleh karena itu, agar tidak semakin menjadi sebuah kebiasaan dan akhirnya justru semakin sulit untuk diperbaiki, maka ajarilah mereka segera untuk bagaimana cara yang benar merapikan tempat tidurnya, tunjukkan pada mereka cara melipat selimut dan merapikan sprei serta sarung bantalnya.

2. Merapikan kembali mainannya

Anak-anak paling suka bermain namun cenderung malas jika diminta untuk merapikannya kembali, hal ini biasa dan Anda tidak perlu merasa panik menghadapinya. Proses membiasakan diri agar anak mau dengan sendirinya merapikan kembali mainannya memerlukan usaha dari orang tua agar anak mampu menyadari dan akhirnya menjadi terbiasa. Tidak perlu menggunakan ancaman atau bentakan agar mereka bersedia melakukannya, tunjukkanlah di mana dia harus meletakkan kembali mainannya atau jika perlu Anda bisa membuatkan mereka keranjang atau ruangan khusus untuk menyimpan barang-barangnya.

3. Mandi 2 kali sehari

Pernahkah Anda mengalami kesulitan untuk memandikan putra–putri Anda, anak-anak yang malas mandi biasanya bukan karena mereka takut air tapi lebih dikarenakan suhu air yang dingin, sehingga menyebabkan tubuh mereka mengigil atau kaget. Cara mengatasinya sangat mudah, di pagi hari Anda dapat memasak air untuk membuat air menjadi hangat dan di sore hari Anda dapat membelikan mereka kolam renang plastik sehingga anak Anda dapat mandi sekaligus bermain. Pemahaman terpenting yang harus disampaikan kepada anak-anak adalah bahwa mandi 2 kali sehari dapat menjaga kesehatan tubuh mereka terutama daerah kulit, beritahu mereka bahawa tubuh yang kotor setelah seharian beraktifitas dapat menjadi sarang berbagai macam penyakit yang dapat merugikan kesehatan jika tak segera dibersihkan.

4. Membuang sampah di tempat yang telah disediakan

Kebiasaan buruk membuang sampah sembarang harus segera diubah. Jika saja setiap orang telah terbiasa dari kecil untuk selalu membuang sampah pada tempatnya, maka ketika mereka tumbuh dewasa mereka pasti akan segan dan justru memiliki rasa malu jika sampai membuang sampah di sembarang tempat. Anak-anak harus dibiasakan sedini mungkin untuk terbiasa melakukan hal ini, berilah pengertian kepada mereka bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, bahwa kebersihan adalah tanggung jawab setiap orang bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan saja, dan dengan selalu membuang sampah pada tempatnya, maka akan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang nyaman dan bersih serta dapat menghindarkan seseorang dari berbagai penyakit yang dapat diakibatkan oleh pencemaran sampah.

Bagaimana, mudah bukan?