Butuh waktu dan kesabaran untuk mendidik anak terbiasa membereskan mainan setelah selesai bermain, menaruh barang-barang pada tempatnya, dan mau membersihkan kamarnya sendiri. Menurut ahli, Anda perlu mengajarkannya sejak usia dini.

Dr Donna Thomas-Rodgers, seorang penulis dan leadership coach, memaparkan konsep dasar seputar kerapian yang perlu anak kuasai:

1. Rapikan setelah selesai

Ajarkan anak untuk membiasakan diri mengembalikan mainan pada tempatnya setelah selesai bermain. Atau, memasukkan pakaian ke keranjang baju kotor setelah dipakai. Ajarkan juga mereka untuk mengembalikan satu mainan ke tempatnya, sebelum mengambil mainan lainnya. Agar anak tahu bahwa setiap benda itu ada tempat penyimpanannya.

2. Siapkan penyimpanan

Menempatkan wadah di setiap kamar untuk dijadikan tempat menaruh barang-barang anak. Bisa berupa kontainer atau keranjang. Tempelkan label untuk setiap wadah agar anak terbiasa menaruh benda pada tempat yang tepat. Atau, gunakan label berbentuk gambar bila anak belum bisa membaca.

3. Berikan contoh

Anda bisa memulai dengan mengajak mereka bersama membereskan barang belanjaan, melipat baju, atau memunguti mainan yang masih tergeletak di lantai. Perlahan, berikan tanggung jawab lebih, sehingga mereka terbiasa membereskan barang-barang sendiri.

4. Buatlah kalender

Mengajarkan anak-anak pentingnya merawat diri sendiri adalah bagian penting dalam usaha menjadikan anak terbiasa rapi. Mereka perlu diajarkan bagaimana cara mencuci tangan dan wajah, menggosok gigi, dan menyisir rambut. Agar kebiasaan ini bisa terwujud, orangtua harus memiliki semacam kalender.

Tempelkan di dinding dan tandailah hari-hari ketika anak berhasil merawat dirinya secara menyeluruh. Berikan hadiah bila mereka sudah berhasil melalui fase tertentu, misalnya dalam jangka waktu satu bulan. Hadiah bisa berupa stiker atau aksesori rambut untuk anak perempuan.

5. Ajarkan anak konsekuensi hidup tidak rapi

Terkadang, anak akan lebih cepat belajar dari pengalaman mereka sendiri. Anda dapat menyiasatinya dengan menetapkan aturan untuk seisi rumah, namun melimpahkan tanggung jawab atas kamar tidur pada setiap anak. Tidak perlu bertindak apa pun jika anak tidak ingin membereskan mainan di kamarnya, karena nantinya mereka akan mengalami sendiri betapa tidak nyamannya tidur di kamar yang berantakan.

Yang perlu dipahami, anak-anak selalu punya kecenderungan untuk tidak rapi. Orangtua harus membiarkan mereka melakukannya. Yang penting, mereka mau membereskan semuanya setelah selesai. Untuk membuat anak bersemangat merapikan kamar, jika memungkinkan tawarkan anak untuk  memilih aroma dari S
o Klin Lantai yang mengandung aromatherapy untuk mengepel kamarnya. Dengan berbagai varian seperti Fruity Apple, Rose Bouquet, Citrus Lemon, dan lain-lain. Nano Technology dalam So Klin lantai juga efektif membunuh kuman penyebab penyakit, karena mampu membersihkan lantai hingga ke sela-sela terkecil. Selain itu, dengan Aromatic Booster, kamar anak akan tetap wangi hingga 12 jam.